Web Server

Web Server adalah program yang menggunakan HTTP (Hypertext Transfer Protocol) untuk melayani file yang membentuk halaman Web kepada pengguna, sebagai tanggapan atas permintaan mereka, yang diteruskan oleh klien HTTP komputer mereka. Komputer dan peralatan khusus dapat juga disebut sebagai server Web.

Semua komputer yang meng-host situs Web harus memiliki program server Web. Server Web terkemuka termasuk Apache ( server Web yang paling banyak diinstal), Microsoft Internet Information Server ( IIS ) dan nginx ( mesin X ) dari NGNIX. Server Web lain termasuk server NetWare Novell, Google Web Server (GWS) dan keluarga server Domino IBM.

Web Server sering kali datang sebagai bagian dari paket program terkait Internet dan intranet yang lebih besar untuk melayani email, mengunduh permintaan untuk file Protokol Transfer File ( FTP ), dan membangun dan menerbitkan halaman Web. Pertimbangan dalam memilih server Web mencakup seberapa baik kerjanya dengan sistem operasi dan server lain, kemampuannya menangani pemrograman sisi server, karakteristik keamanan, dan penerbitan khusus, mesin pencari, dan alat pembangunan situs yang menyertainya.

Yaa itu saja penjelasan singkat dari saya mengenai web server. Semoga bermanfaat bagi kita semua. Byeee… >.<

DHCP

Yap… kali ini saya akan menjelaskan apa itu dhcp, cara kerja dhcp, dan penjelasan mengenai dhcp server dan dhcp cilent… Jadi,,, berikut adalah penjelasannya.

Pengertian

DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) adalah protokol yang digunakan untuk menyediakan manajemen yang cepat, otomatis, dan terpusat untuk pemberian alamat IP dalam suatu jaringan.

DHCP juga digunakan untuk mengonfigurasi informasi subnet mask , gateway default , dan server DNS yang tepat pada perangkat.

DHCP juga mempermudah bagi server dalam pemberian ip kepada client, khususnya jika client nya sangat banyak.

Lalu, apa bedanya DHCP Server dengan DHCP Client…

Bedanya, DHCP Server digunakan untuk memberikan IP kepada klien secara otomatis, sedangkan DHCP Client digunakan untuk meminta IP yang masih tersedia ke server secara otomatis. Namun, cara kerjanya akan saya jelaskan secara spesifik dibawah ini.

Cara Kerja

DHCP menyediakan cara otomatis untuk mendistribusikan dan memperbarui alamat IP dan informasi konfigurasi lainnya di jaringan. DHCP Server menyediakan informasi ini ke klien DHCP melalui pertukaran serangkaian pesan, yang dikenal sebagai percakapan DHCP atau transaksi DHCP.

Sebelum mempelajari proses melalui mana DHCP mencapai tujuannya, pertama-tama kita harus memahami berbagai pesan yang digunakan dalam proses tersebut.

1. DHCPDISCOVER

Ini adalah pesan DHCP yang menandai awal dari interaksi DHCP antara klien dan server. Pesan ini dikirim oleh klien (host atau perangkat yang terhubung ke jaringan) yang terhubung ke subnet lokal. Ini adalah pesan broadcast yang menggunakan 255.255.255.255 sebagai alamat IP tujuan sedangkan alamat IP sumber adalah 0.0.0.0

2. DHCPOFFER

Ini adalah pesan DHCP yang dikirim sebagai respons terhadap DHCPDISCOVER oleh server DHCP ke klien DHCP. Pesan ini berisi pengaturan konfigurasi jaringan untuk klien yang mengirim pesan DHCPDISCOVER.

3. DHCPREQUEST

Pesan DHCP ini dikirim sebagai respons terhadap DHCPOFFER yang menunjukkan bahwa klien telah menerima konfigurasi jaringan yang dikirim dalam pesan DHCPOFFER dari server.

4. DHCPACK

Pesan ini dikirim oleh server DHCP sebagai tanggapan terhadap DHCPREQUEST yang diterima dari klien. Pesan ini menandai akhir dari proses yang dimulai dengan DHCPDISCOVER. Pesan DHCPACK tidak lain adalah pengakuan oleh server DHCP yang mengotorisasi klien DHCP untuk mulai menggunakan konfigurasi jaringan yang diterima dari server DHCP sebelumnya.

5. DHCPRELEASE

Pesan ini dikirim oleh klien DHCP jika ia ingin mengakhiri sewa alamat jaringan yang telah disediakan oleh server DHCP.

Pesan DHCPDISCOVER dikirim dari klien ke server. Karena tidak ada informasi konfigurasi jaringan pada klien sehingga pesan dikirim dengan 0.0.0.0 sebagai alamat sumber dan 255.255.255.255 sebagai alamat tujuan.

Ketika server DHCP menerima pesan permintaan DHCPDISCOVER maka itu membalas dengan pesan DHCPOFFER. Seperti yang sudah dijelaskan, pesan ini berisi semua pengaturan konfigurasi jaringan yang diperlukan oleh klien. Pesan DHCPDISCOVER dikirim dari klien ke server. Karena tidak ada informasi konfigurasi jaringan pada klien sehingga pesan dikirim dengan 0.0.0.0 sebagai alamat sumber dan 255.255.255.255 sebagai alamat tujuan.

Klien membentuk pesan DHCPREQUEST sebagai balasan untuk pesan DHCPOFFER dan mengirimkannya ke server yang menunjukkan bahwa ia ingin menerima konfigurasi jaringan yang dikirim dalam pesan DHCPOFFER Pesan DHCPDISCOVER dikirim dari klien ke server. Karena tidak ada informasi konfigurasi jaringan pada klien sehingga pesan dikirim dengan 0.0.0.0 sebagai alamat sumber dan 255.255.255.255 sebagai alamat tujuan.

Ketika server DHCP menerima pesan permintaan DHCPDISCOVER maka itu membalas dengan pesan DHCPOFFER. Seperti yang sudah dijelaskan, pesan ini berisi semua pengaturan konfigurasi jaringan yang diperlukan oleh klien. Pesan DHCPDISCOVER dikirim dari klien ke server. Karena tidak ada informasi konfigurasi jaringan pada klien sehingga pesan dikirim dengan 0.0.0.0 sebagai alamat sumber dan 255.255.255.255 sebagai alamat tujuan.

Setelah server menerima DHCPREQUEST dari klien, ia mengirim pesan DHCPACK yang menunjukkan bahwa sekarang klien diizinkan untuk menggunakan alamat IP yang ditetapkan untuknya. Klien memasuki kondisi terikat selama langkah ini.

Mungkin itu saja penjelasan mengenai DHCP. Semoga dapat bermanfaat bagi kalian semua. See Yaaa… >.<

Remote Server

Kalian tau gk apa itu remote server? Bukan remote yang untuk menyalakan televisi atau ac yak, ini adalah remote yang digunakan untuk membantu server untuk mengatur si client… Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah penjelasan mengenai remote server.

Pengertian

Remote server adalah server yang digunakan untuk menangani pengguna yang tidak berada di LAN tetapi membutuhkan akses jarak jauh. Dalam istilah awam, server jarak jauh adalah komputer yang tidak terpasang ke perangkat kalian, tetapi kalian memiliki beberapa tingkat kendali atasnya (kebanyakan melalui internet), apakah itu di ruangan yang sama, bagian lain dari bangunan atau bahkan negara lain.

Ini menyediakan serangkaian layanan untuk pengguna yang terhubung jarak jauh melalui jaringan atau Internet. Anda dapat mengakses file dan layanan lain di server jauh setelah Anda diautentikasi. Ini dilakukan dengan bantuan server firewall terkait yang memastikan keamanan.

Keuntungan

  • Mereka lebih murah dibandingkan dengan server lokal
  • Biaya manajemen server dapat diabaikan karena penyedia remote server memiliki teknisi di pusat data mereka
  • Server yang di-host dari jarak jauh memiliki keamanan, redundansi, dan manajemen daya yang lebih baik.
  • Kalian tidak perlu membeli koneksi internet berkecepatan tinggi untuk remote server kalian

Mungkin itu saja penjelasan singkat mengenai Remote Server dan semoga bermanfaat… See yaaa…>.<

Sistem Operasi Jaringan – Pengertian, Jenis dan Macam

Dalam pembuatan sebuah jaringan komunikasi pastinya dibutuhkan komputer server yang menyediakan layanan jaringan dan client yang menikmati layanan tersebut. Namun, pada server agar dapat memberikan sebuah layanan jaringan harus menggunakan sistem operasi jaringan. Lalu, apa itu sistem operasi jaringan? Berikut penjelasnnya.

Pengertian

Sistem operasi jaringan adalah sebuah sistem operasi yang menyediakan layanan-layanan yang digunakan dalam jaringan komunikasi seperti DNS Service, HTTP/HTTPS Service, FTP Service dan layanan-layanan lainnya.

Beberapa contoh sistem operasi jaringan yang umum dipakai saat ini.
1. GNU/LINUX
2. Banyan VINES
3. Microsoft LAN Manager
4. Novell Netware
5. Windows NT Server

Jenis-jenis

Sistem operasi jaringan memiliki beberapa jenis, yaitu:

a. Sistem Operasi Jaringan Berbasis GUI
Sistem operasi jaringan ini merupakan sistem operasi yang dalam proses instalasinya, pengguna tidak perlu menghafal sintax-sintax atau perintah DOS atau bahasa pemorgramannya. GUI juga memiliki kepanjangan yaitu Graphical User Interface yang berarti sistem operasi yang berbasis GUI sudah memiliki tampilan dan tidak hanya berupa kata-kata saja. Contoh sistem operasi jaringan yang berbasis GUI, yaitu Linux Redhat, Windows NT 3.51, Windows 2000 (NT 5.0), Windows Server 2003, Windows XP, Microsoft MS-NET, Microsoft LAN Manager, Novell NetWare.

b. Sistem Operasi Jaringan Berbasis Text (CLI)
CLI atau Command Line Interface adalah antarmuka/tampilan pada sistem operasi yang berupa menu baris perintah atau text dimana perintah-perintah tersebut digunakan untuk melakukan interaksi kepada sistem operasi tersebut. Berarti, sistem operasi jaringan yang menggunakan layanan ini masih berbentuk perintah-perintah atau text saja. Contoh sistem operasi jaringan yang berbasis text atau CLI, yaitu Linux Debian, Linux Suse, Sun Solaris, Linux Mandrake, Knoppix, MacOS. UNIX, Windows NT, Windows 2000 Server, Windows 2003 Server.

Macam-macam

1. Banyan VINES
Banyan VINES (Virtual Integrated Network Service) adalah sebuah sistem operasi jaringan populer pada akhir dekade 1980-an hingga awal dekade 1990-an yang banyak digunakan dalam jaringan-jaringan korporat. Vines pada awalnya dibuat berdasarkan protokol jaringan yang diturunkan dari Xerox Network System (XNS). VINES sendiri menggunakan arsitektur jaringan terdistribusi klien atau server yang mengizinkan klien-klien agar dapat mengakses sumber daya di dalam server melalui jaringan.

2. Novell Netware
Novell Netware adalah sebuah sistem operasi jaringan yang umum digunakan dalam komputer IBM PC atau nkompatibelnya. Sistem operasi ini dikembangkan oleh Novell, dan dibuat oleh Novell Inc. berbasis tumpukan protokol jaringan Xerox XNS. Novell Netware dahulu digunakan sebagai LAN-based network operating system. Banyak digunakan pada awal sampai pertengahan tahun 1990-an.

3. Microsoft LAN Manager
LAN Manager adalah sebuah sistem operasi jaringan yang dikembangkan oleh Microsoft Corporation bersama dengan 3Com Corporation. LAN Manager didesain sebagai penerus perangkat lunak server jaringan 3+Share yang berjalan di atas sistem operasi MS-DOS.

4. Microsoft Windows NT Server
Microsoft Windows NT Server menggunakan non-dedicated server sehingga memungkinkan untuk bekerja pada komputer serevser, protocol jaringan menggunakan TCP/IP dan Windows NT merupakan sebuah sistem operasi 32-bit dari Microsoft yang menjadi leluhur sistem operasi Windows 2000, Windows XP, Windows Server 2003, dan Windows Vista.

5. Windows 98, Windows 2000 Profesional, Windows XP Profesional, dan Windows NT Workstation
Seluruh windows yang ada di atas tidak digunakan oleh server, tetapi dapat digunakan untuk menyediakan sumber daya untuk jaringan (work station), seperti dapat mengakses file dan menggunakan printer.

6. GNU/LINUX
GNU/LINUX adalah turunan dari Unix yang merupakan freeware dan powerfull operating system,memiliki implementasi lengkap dari arsitektur TCP/IP. Beberapa varian UNIX, seperti SCO OpenServer, Novell UnixWare, atau Solaris adalah turunan dari Unix yang merupakan freeware dan powerfull operating system,memiliki implementasi lengkap dari arsitektur TCP/IP.

7. UNIX
UNIX dapat menangani pemrosesan yang besar sekaligus menyediakan layanan internet seperti web server, FTP server, terminal emulation (telnet), akses database, dan Network File System (NFS) yang mengijinkan client dengan sistem operasi yang berbeda untuk mengakses file yang di simpan di komputer yang menggunakan sistem operasi UNIX.

Sekian penjelasan singkat dari saya mengenai sistem operasi jaringan. Semoga dengan adanya artikel ini dapat membantu anda dalam memahami sistem jaringan. Mohon maaf jika ada salah-salah kata dan banyaknya kekuarangan yang ada… Jaa, Matane… >.<

Pengertian TCP/IP

Bagi sebagian orang yang paham mengenai jaringan komputer pastinya sudah mengenal protokol TCP/IP ini. Protokol ini merupakan protokol yang paling digunakan saat ini dalam hal komunikasi data dan lain-lain. Lalu, apa sih pengertian dari TCP/IP ini. Mari lihat penjelasan berikut ini.

Pengertian

TCP/IP (Transmission Control Protokol/Internet Protocol) adalah sebuah protokol standar dalam komunikasi data yang digunakan dalam tukar-menukar data antar perangkat jaringan yang terhubung internet. Data tersebut diimplementasikan dalam bentuk software atau perangkat lunak pada sistem operasi. Istilah yang diberikan kepada perangkat lunak tersebut yaitu TCP/ IP stack.

Karena protokol TCP/IP adalah berupa gabungan dari beberapa protokol, maka protokol tersebut berada di beberapa layer osi, yaitu:
1. Application Layer
2. Transportaation Layer
3. Network Layer
4. Data Link Layer
5. Physical Layer

Demikian pembahasan yang bisa saya tulis mengenai pengertian TCP/IP. Semoga pembahasan yang sudah saya buat dapat bermanfaat bagi kalian, dan apabila ada beberapa kesalahan atau kekurangan mohon dimaafkan karena saya disini sama-sama masih belajar. Sekian dan terima kasih.. >.<


Internet

Siapa sih yang tidak kenal dengan yang namanya internet? Semua orang pasti sudah kenal dengan internet, baik itu dari kalangan anak-anak sampai dewasa. Di jaman sekarang ini, internet sangat berpengaruh besar bagi perkembangan dunia sekarang.

Bahkan, semua aspek kehidupan saat ini sudah mengandalkan internet. Contohnya, saat kita ingin melalukan transaksi atm, kita tidak perlu ke mesin atm lagi karena sudah bisa menggunakan internet untuk transaksi tersebut.

Lalu, apa sebenarnya internet itu? Berikut adalah penjelasannya.

Apa itu Internet?

Internet yang memiliki kepanjangan Interconnected Network adalah suatu jaringan komunikasi yang menghubungkan suatu media elektronik dengan media lainnya. Internet menggunakan standar protokol yang bernama TCP/IP(Transmission Control Protocol/Internet Protocol) yang dimana pada setiap perangkat yang terhubung ke jaringan internet memiliki identitas unik yang dinamakan alamat IP.

Pengertian Internet menurut Ahli

1.Sibero

Menurut Sibero, pengertian internet adalah suatu jaringan komputer yang menghubungkan antar komputer secara global. Lebih lanjut dijelaskan pula bahwa internet dapat juga disebut sebagai jaringan alam, yaitu suatu jaringan yang sangat luas.

2.Sarwono

Menurut Sarwono, pengertian internet adalah suatu kumpulan jaringan yang memiliki skala global, dimana tidak seorang pun dapat bertanggung jawab untuk menjalankan internet itu sendiri.

3.Berners Lee

Menurut Berners Lee, pengertian internet adalah suatu jaringan yang terdiri dari beberapa jaringan. Hal ini jelas merujuk pada konsep dimana suatu jaringan compute tertentu, atau jaringan local juga bisa terhubung ke dalam suatu jaringan lainnya.

4.Ned Shell

Menurut Ned Snell, definisi internet adalah suatu koridor bagi berbagai jenis sumberdaya yang ada padanya, dan setiap sumberdaya tersebut diakses melalui piranti yang berbeda-beda.

Demikianlah penjelasan singkat mengenai pengertian internet. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah pengetahuan anda. Cheers >.<

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai