Mail Server

Mail Server adalah sistem komputer yang mengirim dan menerima email. Dalam banyak kasus, server web dan server mail digabungkan dalam satu mesin. Namun, ISP besar dan layanan email publik (seperti Gmail dan Hotmail) dapat menggunakan perangkat keras khusus untuk mengirim dan menerima email.

Mail server mengirim dan menerima email menggunakan protokol email standar . Misalnya, protokol SMTP mengirim pesan dan menangani permintaan surat keluar. IMAP dan POP3 protokol menerima pesan dan digunakan untuk memproses surat masuk. Saat Anda masuk ke server email menggunakan antarmuka webmail atau klien email , protokol ini menangani semua koneksi di belakang layar.

Berikut adalah penjelasan mengenai beberapa protokol yang digunakan dalam mail server.
1. IMAP (Intenet Message Access Protocol)
IMAP merupakan salah satu protokol email yang sangat canggih. IMAP biasa digunakan oleh perusahaan penyedia layanan email berskala besar, misalnya Gmail atau Yahoo. Dan digunakan untuk mengirimkan email ke webmail client/local mail. Selain itu, protokol ini pun merupakan protokol dua arah sebagai perubahan yang dibuat pada local mail dan dikirimkan kembali ke server.
IMAP menawarkan kelebihan yang tidak ditawarkan protokol lain, yakni anda dapat mengakses email dengan mudah dari berbagai perangkat, juga dapat diakses melalui webmail atau mail client yang terpasang pada sistem operasi. Sayangnya ada sedikit kekurangan dari protokol ini, yang tidak bukan adalah beberapa layanan hosting tidak menyediakan IMAP untuk protokol email, sehingga email masuk otomatis tersimpan pada penyimpan server yang membuat kouta disk anda berkurang.
Secara default, IMAP kerap menggunakan 2 port, antara lain:
– Port 143: Port non enkripsi
– Port 993: Port SSL/TLS

2. POP3 (Post Office Protocol 3)
POP3 termasuk protokol email versi terbaru yang sekarang pun kerap digunakan oleh situs bisnis, dan korporasi lainnya. Hebatnya lagi, email masuk akan secara otomatis terunduh ke local mail tanpa menyimpannya di mail server. Akan tetapi sayang POP3 hanya bisa digunakan untuk komunikasi satu arah saja. Satu arah yang dimaksud disini yaitu anda dapat mengirim email, namun tidak bisa menerima email balasan. Artinya protokol ini hanya dapat digunakan untuk tujuan broadcast .
Seperti diketahui bahwa setiap mail server tentu memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Begitu juga POP3 ini, kelebihannya yakni anda tidak perlu terhubung ke internet apabila email sudah didownload ke local mail. Otomatis itu juga membuat space penyimpanan mail server bisa lebih lapang.
Kekurangannya, jika anda mengunduh email di satu device, anda tidak bisa mengaksesnya dari device lain. Apabila ingin mengaksesnya, anda terpaksa harus mengunduhnya kembali. Akan tetapi yang cukup riskan adalah apabila folder local mail hilang atau terhapus, maka email secara otomatis akan hilang juga.
Secara default Port POP3 yang digunakan adalah:
– Port 110: Port non enkripsi
– Port 995: Port SSL/TLS

3. SMTP (Simple Mail Transfer Protocol)
Protokol ini sedikit berbeda dengan IMAP dan POP3. Sebab, SMTP digunakan untuk berkomunikasi dengan mail server yang fungsinya sebagai pengirim email ke server, lalu diteruskan ke mail server yang dituju agar email dapat diterima oleh user.
Secara default port SMTP yang digunakan ada dua, yaitu:
Port 25: Port non ekripsi
Port 465: Port SSL
Port 587: Port SSL/TLS

Sekian dari saya, kurang lebihnya mohon dimaafkan dan terima kasih. >.<

Sumber :
https://www.indoworx.com/pengertian-imap-pop3-dan-smtp/

Diterbitkan oleh Njascoey

Hi, Nama Saya Putra I'zaz. Saya dari SMK Negeri 2 Kota Bekasi dan saya kelas XII TKJ 3. >.<

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai