DNS Server

Haiiiiiiiiiiii!!!!!!… Kemabli lagi dengan saya admin Njas, disini saya akan membahas mengani hal yang berbeda. Ada yang tau? Ya, benar sekali DNS Server. Baiklah, tanpa basa-basi lagi, berikut adalah penjelasan singkat dari saya mengenai DNS Server. Let’s check out >.<

Pengertian

DNS (Domain Name System) Server adalah sebuah protokol internet yang berfungsi untuk mengubah alamat IP sebuah server menjadi sebuah domain atau sebaliknya. Contohnya, jika kalian ingin mengakses facebook.com, maka server DNS akan mentralasikan domain tersebut ke sebuah alamat IP tanpa sepengetahuan kalian agar dapat terhubung dengan facebook.com.

DNS juga mempermudah kalian dalam mencari sebuah website-website tertentu tanpa kalian harus menghapalkan masing-masing IP dari web server tersebut karena sudah dirubah menjadi domain oleh server DNS. Dalam TCP/IP, DNS menggunakan port 53.

Cara Kerja DNS Server

Sebelum mengetahui cara kerja DNS, perlu diketahui bahwa pengelola DNS terdiri dari 3 komponen, yaitu :

  1. DNS resolver : adalah klien yang merupakan komputer pengguna, pihak yang membuat permintaan DNS dari suatu program aplikasi
  2. Recursive DNS server : adalah pihak yang melakukan pencarian melalui DNS berdasarkan permintaan resolver, kemudian memberikan jawaban pada resolver tersebut.
  3. Authoritative DNS server : pihak yang memberikan respon setelah recursive melakukan pencarian. Respon dapat berupa sebuah jawaban maupun delegasi ke DNS server lainnya.

Cara kerjanya yaitu :

  1. DNS resolver melakukan pencarian alamat host pada file HOSTS. Jika alamat host yang dicari sudah ditemukan dan diberikan, maka proses selesai.
  2. DNS resolver melakukan pencarian pada data cache yang sudah dibuat oleh resolver untuk menyimpan hasil permintaan sebelumnya. Bila ada, kemudian disimpan dalam data cache lalu hasilnya diberikan dan selesai.
  3. DNS resolver melakukan pencarian pada alamat server DNS pertama yang telah ditentukan oleh pengguna.
  4. Server DNS ditugaskan untuk mencari nama domain pada cache-nya.
  5. Apabila nama domain yang dicari oleh server DNS tidak ditemukan, maka pencarian dilakukan dengan melihat file database (zones) yang dimiliki oleh server.
  6. Apabila masih tidak ditemukan, pencarian dilakukan dengan menghubungi server DNS lain yang masih terkait dengan server yang dimaksud. Jika sudah ditemukan kemudian disimpan dalam cache lalu hasilnya diberikan ke client (melalui web browser).

Mungkin itu saja penjelasan mengenai DNS Server dari saya. Sekian dan terima kasih >.<

Sumber :
https://www.nesabamedia.com/pengertian-fungsi-dan-cara-kerja-dns-pada-jaringan-komputer/

Diterbitkan oleh Njascoey

Hi, Nama Saya Putra I'zaz. Saya dari SMK Negeri 2 Kota Bekasi dan saya kelas XII TKJ 3. >.<

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai