
Yap… kali ini saya akan menjelaskan apa itu dhcp, cara kerja dhcp, dan penjelasan mengenai dhcp server dan dhcp cilent… Jadi,,, berikut adalah penjelasannya.
Pengertian
DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) adalah protokol yang digunakan untuk menyediakan manajemen yang cepat, otomatis, dan terpusat untuk pemberian alamat IP dalam suatu jaringan.
DHCP juga digunakan untuk mengonfigurasi informasi subnet mask , gateway default , dan server DNS yang tepat pada perangkat.
DHCP juga mempermudah bagi server dalam pemberian ip kepada client, khususnya jika client nya sangat banyak.
Lalu, apa bedanya DHCP Server dengan DHCP Client…
Bedanya, DHCP Server digunakan untuk memberikan IP kepada klien secara otomatis, sedangkan DHCP Client digunakan untuk meminta IP yang masih tersedia ke server secara otomatis. Namun, cara kerjanya akan saya jelaskan secara spesifik dibawah ini.
Cara Kerja

DHCP menyediakan cara otomatis untuk mendistribusikan dan memperbarui alamat IP dan informasi konfigurasi lainnya di jaringan. DHCP Server menyediakan informasi ini ke klien DHCP melalui pertukaran serangkaian pesan, yang dikenal sebagai percakapan DHCP atau transaksi DHCP.
Sebelum mempelajari proses melalui mana DHCP mencapai tujuannya, pertama-tama kita harus memahami berbagai pesan yang digunakan dalam proses tersebut.
1. DHCPDISCOVER
Ini adalah pesan DHCP yang menandai awal dari interaksi DHCP antara klien dan server. Pesan ini dikirim oleh klien (host atau perangkat yang terhubung ke jaringan) yang terhubung ke subnet lokal. Ini adalah pesan broadcast yang menggunakan 255.255.255.255 sebagai alamat IP tujuan sedangkan alamat IP sumber adalah 0.0.0.0
2. DHCPOFFER
Ini adalah pesan DHCP yang dikirim sebagai respons terhadap DHCPDISCOVER oleh server DHCP ke klien DHCP. Pesan ini berisi pengaturan konfigurasi jaringan untuk klien yang mengirim pesan DHCPDISCOVER.
3. DHCPREQUEST
Pesan DHCP ini dikirim sebagai respons terhadap DHCPOFFER yang menunjukkan bahwa klien telah menerima konfigurasi jaringan yang dikirim dalam pesan DHCPOFFER dari server.
4. DHCPACK
Pesan ini dikirim oleh server DHCP sebagai tanggapan terhadap DHCPREQUEST yang diterima dari klien. Pesan ini menandai akhir dari proses yang dimulai dengan DHCPDISCOVER. Pesan DHCPACK tidak lain adalah pengakuan oleh server DHCP yang mengotorisasi klien DHCP untuk mulai menggunakan konfigurasi jaringan yang diterima dari server DHCP sebelumnya.
5. DHCPRELEASE
Pesan ini dikirim oleh klien DHCP jika ia ingin mengakhiri sewa alamat jaringan yang telah disediakan oleh server DHCP.

Pesan DHCPDISCOVER dikirim dari klien ke server. Karena tidak ada informasi konfigurasi jaringan pada klien sehingga pesan dikirim dengan 0.0.0.0 sebagai alamat sumber dan 255.255.255.255 sebagai alamat tujuan.
Ketika server DHCP menerima pesan permintaan DHCPDISCOVER maka itu membalas dengan pesan DHCPOFFER. Seperti yang sudah dijelaskan, pesan ini berisi semua pengaturan konfigurasi jaringan yang diperlukan oleh klien. Pesan DHCPDISCOVER dikirim dari klien ke server. Karena tidak ada informasi konfigurasi jaringan pada klien sehingga pesan dikirim dengan 0.0.0.0 sebagai alamat sumber dan 255.255.255.255 sebagai alamat tujuan.
Klien membentuk pesan DHCPREQUEST sebagai balasan untuk pesan DHCPOFFER dan mengirimkannya ke server yang menunjukkan bahwa ia ingin menerima konfigurasi jaringan yang dikirim dalam pesan DHCPOFFER Pesan DHCPDISCOVER dikirim dari klien ke server. Karena tidak ada informasi konfigurasi jaringan pada klien sehingga pesan dikirim dengan 0.0.0.0 sebagai alamat sumber dan 255.255.255.255 sebagai alamat tujuan.
Ketika server DHCP menerima pesan permintaan DHCPDISCOVER maka itu membalas dengan pesan DHCPOFFER. Seperti yang sudah dijelaskan, pesan ini berisi semua pengaturan konfigurasi jaringan yang diperlukan oleh klien. Pesan DHCPDISCOVER dikirim dari klien ke server. Karena tidak ada informasi konfigurasi jaringan pada klien sehingga pesan dikirim dengan 0.0.0.0 sebagai alamat sumber dan 255.255.255.255 sebagai alamat tujuan.
Setelah server menerima DHCPREQUEST dari klien, ia mengirim pesan DHCPACK yang menunjukkan bahwa sekarang klien diizinkan untuk menggunakan alamat IP yang ditetapkan untuknya. Klien memasuki kondisi terikat selama langkah ini.
Mungkin itu saja penjelasan mengenai DHCP. Semoga dapat bermanfaat bagi kalian semua. See Yaaa… >.<
